OKE SINGKAT SAJA
Ceritanya baru beli perdana Axis nih. Setelah diaktivasi, perdana tersebut gak bisa untuk telfon / sms. Apalagi internetan. Warning Error-nya "You can only send messages to Fixed Dialing Numbers" atau "You can only make a phone call to Fixed Dialing Numbers". Semacam itulah..
Setelah diotak-atik sana sini akhirnya ketemu di setting Call, Fixed Dialing Numbers.
Di situ tertera FDN-nya Enabled. Tinggal di disable aja kan? Memang, tapi tunggu dulu.. Ada PIN2 untuk men-disable-kan FDN. Mungkin default password (1234) pikir saya. Dicoba dan attempt berkurang satu. Dan salah satu hal yg bisa didapat sore ini, jangan googling tentang PIN2 bahkan PUK2. Kurang tau pastinya bagaimana, tapi menurut saya semua PUK2 dan PIN2 setiap nomor itu berbeda. Contoh, PUK2 Axis perdana saya iyu 19455*** (delapan digit). Mungkin berbeda dengan yg lain ☺
Akhirnya saya memutuskan buat telfon Costumer Service. 838. Agak deg-degan, soalnya saya memikirkan apakah nanti mbak CS bakal ramah atau judes, bakal ngerti maksud saya apa nggak, apakah mbak CS bakal manggil saya mas atau bapak. Pikiran-pikiran itu terus berkecamuk di dalam kepala. Ibarat...... Oke FOKUS.
Setelah dial 838, tekan 0, kemudian 0 sekali lagi, dan terakhir 4 untuk benar-benar tersambung dengan layanan CS. Dikenakan biaya 300 rupiah. FYI ☺
At least, tersambung dengan mbak CS Axis. Hal yang ditanyakan adalah nomor perdana Axis, nama pengguna, lokasi, dan handphone yang digunakan. Setelah itu saya disuruh untuk menunggu beberapa saat. Kurang lebih 2-3 menit di-mute, akhirnya mbak CS tersambung lagi. Dia bilang, untuk PIN2 tidak tersedia informasi di database Axis, namun Axis memiliki PUK2 untuk nomor tersebut.
Jadi, maksud dari Axis itu begini, kita habiskan 3 attempt untuk input PIN2 sehingga SIM Card terkunci (locked) dan untuk membukanya hanya dengan PUK2 yang diberikan Axis. Setelah itu, barulah bisa membuat PIN2 yang baru. Got it?
Just in case, suatu hari nanti mungkin ada seseorang, terlebih lagi yg punya adik, gak sengaja meng-enable FDN tersebut, dan diharuskan menginput PIN2 kembali, saya sarankan PIN2 dibuat default aja (1234). Karena menurut pengalaman saya menggunakan handphone, berurusan dengan PIN2 ya baru sekarang ini. Gak begitu banyak digunakan.
Oke sekian. Semoga bermanfaat. Barakallah ☺
No comments:
Post a Comment